Seven
second (tujuh detik)
by sya
Hari
senin memang membuat malas untuk beraktivitas , terutama gadis yang berusia 17
tahun kelahiran 27 november ini , dia tidak beranjak dari tempat tidurnya ,
sampai Ibunya masuk ke kamar dan mencipratkan air ke anak gadis pemalas itu.
“anak gadis kok males
banget sih , bangun sana bukannya kamu ospek ya ?” dia menggerakkan kaki gadis
itu
“ 5 menit lagi bu “
ujarnya malas , namun beberapa saat kemudian dia tersadar dengan mata
terbelalak “ aku telat huaaaaa” ia beranjak mandi dan mempersiapkan name tag ,ikat rambut pita dan tas
karung kemudian pergi kekampus.
***
Sesampainya
di classic university, kampus idaman
semua orang dengan biaya yang tidaklah murah , gadis itu berjalan menelusuri
area kampus dengan santainya , sampai ada seorang cewe yang menegurnya
“ udah puas belom liatnya
? LO GAK SADAR YA LO TELAT “ nadanya tinggi otomatis membuat mata gadis itu
melihat ke arahnya dan menundukkan kepala
“ iya kak maaf , saya
gak sadar tuh kalo telat” masih dengan cenge-ngesanya dia.
Langsunglah dibawa ke
barisan yang telat , disana ada sekitar 10 orang yang telat gadis itu mengikuti
senior itu .
“nah lo baris disini
MILOVA LAVENA “ saat menyebut nama suara senior cewe itu sangatlah besar dan
itulah nama gadis itu.
Semua
orang saling bertatapan dengan milova dan ia merasa risih dan kesal atas
tindakan senior yang menurutnya tak pantas melakukan itu hanya karna telat ‘awas
aja tuh cewe bakal gue inget wajahnya sialan ! ‘ ujarnya dalam hati
“bagi
yang telat harap cari daun yang tidak sobek lalu minta tanda tangan ke senior
cowo bagi yang cewe dan senior cewe bagi yang cowo “ sambil menghela nafas . “
lalu ajak senior itu kesini “ lanjutnya lagi . banyak yang protes atas tindakan
senior yang menghukumnya ini
Tanpa
berfikir milova mencari daun yang sebaik mungkin, yang dia inginkan hanya ikut
ospek tanpa perlu dihukum seperti ini . sesudah mencari daun ia mencari senior
BEM yang terlihat sibuk mengajar anak ospek yang tidak telat, ini akan membuat
sulit dan saat itu juga milova melihat ada senior cowo berdiri dan tangannya
bersandar di balkon , ia langsung menghampiri cowo itu.
“kak,
tolong tanda tanganin dong, penting banget “ milova langsung pada intinya dan
tidak berbasa- basi . cowo itu hanya
menoleh dan melihat dari atas sampai bawah , lalu menggelengkan kepala.
“mahasiswa
baru ya? Pasti telat ckck” nadanya datar dan tidak berekspresi, sontak milova
kesal karena ia hanya membuang waktunya saja .
“menurut
lo? Kalo lo gak mau juga gak masalah , gue harap gw gak natap lo lagi “ milova
melangkah pergi , namun tertahan oleh tangan cowo itu yang tiba-tiba menarik ke
dalam pelukannya , suasana menjadi canggung dan hati milova yang merasakan hal
aneh .
“
hampir aja lo gak ketumpahan air , kasian kan temen gue udah berat-berat bawa “
ujarnya nada jutek, milova melepaskan pelukannya dan melihat sekitar, memang
benar ada anak BEM sedang membawa ember yang berisi air yang penuh. Ia tidak
menggubris ucapan cowok itu dan pergi.
***
Lapangan classic university
Semua
orang membawa pasangan yang ditentukan sedangkan milova gagal , ia terlihat
pasrah memasuki barisan , sekarang peserta ospek sudah digabung dengan peserta
ospek yang telat .milova terlihat gelisah karena anggota BEM lebih banyak
wanita .
“ kok lo gak bawa
apa-apa sih, lo serius dating ospek ga sih? “ senior yang bernama Carla itu
menegurnya dengan nada yang keras.
“serius kak tadi saya
tuh udah minta sama senior tapi…” belum selesai bicara , daun yang dipegang
milova diambil seseorang dan menandatanganinya, saat milova menoleh ia terkejut
seorang cowo yang memeluknya tadi, tiba-tiba datang tanpa rasa bersalah berada
didepan wajah milova , cowo itu tinggi, putih sedikit tampan dan ia memakai kaos putih dan almameter.
Semua orang menoleh
kearah milova dan cowo itu, beberapa ada yang heran dan seakan-akan dia adalah
cowo popular.
“ loh kok tumben? Biasanya
lo kan gak suka bantu adek kelas buat dapet tanda tangan “senior cewe yang
memarahi milova benar-benar tidak berkutik. Dan cowo itu hanya diam saja dan
tersenyum, bahkan tidak menggubris dan langsung memperkenalkan diri.
“ pagi semuanya ,
perkenalkan nama saya theo miccota dan saya ketua BEM “ semua terkejut
begitupun milova yang masih belum bergerak dan menatatap theo .
‘pantesan aja belagu,
ketua BEM ternyata , dan gue gak peduli tuh’ milova memutarkan bola matanya ,
terlihat jelas theo menatap milova intens .
Setelah pemberitahuan
ketua BEM dan selesai ospek, banyak yang member tahu milova bahwa theo adalah
orang yang dingin dan dia terkenal tidak mengajak bicara wanita begitu lama ,
dan milova tidak peduli dengan semua itu.
****
1 tahun setelah ospek …
Milova
menjalani perkuliahan dengan lancar lalu mendapatkan sahabat bernama gita dan
gina. Hari ini mereka ingin datang ke festival yang diadakan dikampusnya dan
ada live music yang membuat mahasiswa dan mahasiswi tertarik untuk datang dan
mengikuti kontes yang ada … salah satunya kontes “IF YOU WINK IN SEVEN SECOND
YOU MUST DATING WITH HIM “ jadi di kontes ini siapapun yang berkedip sebelum 7
detik dia harus berkencan selama 1 minggu dan jika menang masing-masing
mendapatkan hadiah smartphone .
“ ayo lov lo gue kasih
tantangan buat ikut kontes itu “ujar gita bersemangat.
“gak mau ah… gue gak
terbiasa buat ngobrol sama orang asing, kalo gak cocok males banget “ milova
menghela nafas panjang yang artinya ia benar-benar tidak tertarik.
“lumayan dapet
smartphone tuh katanya, coba aja dulu siapa tau ketemu kak theo “gina berbicara
dengan nada mengejek milova , sontak ia menoleh dan mencubit pipi gina
“ buat apa sebut nama
dia gak penting banget sih naaa” ia memutarkan bola matanya.
Dan pada akhirnya
ia ikut kontes karena tertarik dengan hadiahnya , lumayan kalo kata milova saat
bersiap menaikki panggung mata milova ditutup scraf kecil berwarna merah, ia
menaiki arah tangga diarahkan ke tengah panggung , sesudah sampai banyak orang
yang berteriakan yang membuat milova bingung , saat membuka mata ia terkejut ,
sosok yang ia sama sekali tidak ingin bertatap sekalipun.
“ kampusnya padahal
luas, tapi kenapa harus lo yang gue tatap”ujarnya malas dan ia melipat kedua
tangannya di atas dada.
“ mungkin lo aja kali
yang pengen liat gue “ujar theo santai, milova ingin turun dari panggung dan
ditahan oleh theo “kalo lo pergi, lo bakal bayar denda , tau peraturannya kan?”
lanjutnya lagi.
“inget ya gue natap lo
karna ingin hadiah bukan mau dating.. kalo bisa lo jangan sampe kalah”milova
menegaskan dan diakhiri dengan anggukan malas dari theo.
Dan akhirnya mereka
bertatap dan pada detik ke enam theo bekedip dan membuat milova kesal , yang
mau tidak mau harus berkencan dengannya. Hanya milova yang tidak tertarik
dengan theo, karena sikapnya yang dingin dan menyebalkan.
*****
Di waktu yang berbeda….
Hari ini aku duduk bersama orang yang sudah
membohongi milova selama bertahun-tahun , pintar banget dia haha
“suka sama ice creamnya? “ ucap dia sambil
tersenyum kecil
“suka dong setidaknya tempat ini bukan tempat
kenangan kamu sama “carla”
“aku
pengen cerita tentang kita dulu kamu mau dengarin aku ngomong gak?”” ujarku
“iya boleh aku suka masa2 bohongin kamu hehe “sambil
memegang pipi milova yang tersenyum malu
Apa yang terjadi pada
milova dan theo ?
Tidak ada komentar:
Posting Komentar